Beberapa Kejadian Sejarah Di Bulan Juli

Beberapa Kejadian Sejarah Di Bulan Juli – Berbagai macam kejadian yang bersejarah terus terukir sejalan dengan bergulirnya waktu. Peristiwa demi peristiwa yang terjadi merupakan bukti dinamika manusia yang terus berkembang dan memiliki keinginan yang kuat untuk menciptakan hal-hal baru. Kejadian-kejadian ini kemudian tercatat dalam ingatan yang selanjutnya menjadi bahan pembelajaran untuk terus berkembang pada peradaban sampai pada tingkatan yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan.

Beberapa kejadian yang kemudian terukir dalam catatan sejarah di bulan juli sebagai berikut:

  1. 8 Juli Diperingati Sebagai Hari Satelit Palapa

Perkembangan teknologi yang terus maju dengan pesat, mendorong berbagai bangsa-bangsa di dunia untuk terus menciptakan hal-hal yang mengagumkan. Berbicara dengan saudara, kerabat atau teman yang sangat jauh letaknya, tentu tidak akan bisa terjadi jika tidak adanya satelit. Iya, pada tanggal 5 juli, melalui roket Amerika, Indonesia meluncurkan satelit pertamanya yang dikenal dengan nama satelit palapa.

Tidak berlebihan kiranya, jika dilihat dari namanya sangat terinspirasi dari sumpah palapa yang diucapkan oleh seorang mahapati yang amat tersohor dan disegani dari kerajaan Majapahit yang bernaha, Gajah Mada. Semangat menyatukan Nusantara yang terdapat dalam sumpah sang patih, seolah dijawab oleh peluncuran satelit ini.

Dari berbagai sumber menyebut bahwa indonesia memiliki dua satelit dengan nama Palapa A1 dan Palapa A2.

Palapa A1 memiliki fungsi untuk keperluan dalam negeri seperti transmisi Televisi dan kebutuhan telekomunikasi. Palapa A1 adalah satelit yang pertama kali diluncurkan, tepatnya pada tahun 1976.

Sedangkan Palapa A2 memiliki fungsi untuk keperluan keamanan dalam negeri yang diluncurkan pada tahun 1977.

  1. 12 Juli Diperingati Sebagai Hari Koperasi Indonesia

Pada tahun 1895, seorang Patih Purwokerto yang bernama R. Aria Wiriatmadja yang melihat penderitaan raktyat akibat penjajahan, menemukan sebuah gagasan untuk meminimalisir kemelaratan rakyat yang kian menjadi dengan mendirikan sebuah lembaga lumbung desa dan bank-bank yang berada di desa.

Lalu pada tahun 1908, perkumpulan Budi Oetomo dimanfaatkan oleh Raden Soetomo untuk mendirikan Koperasi untuk kepentingan rakyat kecil. Sektor yang saat itu digarap mulai dari kerajinan dan industri kecil. Sektor lain adalah pendidikan yang saat itu menjadi salah satu fokus dengan cara melakukan perbaikan dan peningkatan kecerdasan dikalangan rakyat yang berada di Yogyakarta. kedepan, kongres yang digelar oleh bung hatta menjadi bagian dari beberapa kejadian sejarah di bulan juli.

Hingga singkatnya, pada tahun 1947, Muhammad Hatta menggelar kongres koperasi untuk pertama kalinya di Tasikmalaya sekaligus menetapkan Sentral Organisasi Koperasi Seluruh Indonesia. Wakil presiden pertama di era pimpinanan Ir.Soekarno ini kemudia dikenal sebagai bapak koperasi Indonesia.

Meski harus diakui hingga saat ini, koperasi masih belum dapat berbuat banyak dalam upaya mensejahterakan rakyat secara luas. Sistem koperasi belum mampu menjadi tulang punggung dalam perekonomian nasional. Padahal, konsep koperasi sangat tepat digunakan oleh indonesia karena berkesesuaian dengan adat dan budaya bangsa indonesia.

  1. 17 Juli Diperingati Sebagai Hari Keadilan Internasional

Sejarah dunia telah mencatat begitu banyak kejahatan yang dilakukan kepada sesama manusia. Kejahatan kemanusiaan biasanya terjadi dengan skala yang besar hingga tidak jarang disebut sebagai upaya pemusnahan baik suatu ras atau bangsa. Keprihatinan tersebut sepertinya menjadi salah satu pendorong terciptanya perjanjian internasional di Kota Roma, Italia.

Iya, pada tanggal 17 Juli 1998, sebanyak 130 perwakilan dari negara-negara menghadiri sebuah konferensi yang kemudian sama-sama menandatangani statuta dalam konferensi diplomatik internasional tersebut. Bebarengan dengan hal tersebut, Mahkamah peradilan pidana Internasilan dibentuk sebagai wujud nyata dalam menyikapi kejadian-kejadian yang terjadi dan membahayakan serta seolah mengangkangi harkat dan martabat manusia serta hak dasarnya untuk hidup secara aman dan damai.

Selanjutnya, pada tanggal 1 Juli 2002 belanda dipilih sebagai markas Mahkamah Pidana Internasional tersebut.

  1. 27 Juli Diperingati sebagai Hari Kuda Tuli

Berserikat dan berkumpul merupakan salah satu isu yang urgent di bawah pemerintahan rezim soeharto. Berdiskusi menjadi hal yang tabu sehingga membutuhkan keberanian dan dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Demikian kira-kira gambaran umum situasi saat itu.

Pada tanggal 27 Juli 1996, terjadi penyerbuan dikantor pusat PDI yang berdasarkan isu yang berkembang diawali karena ketengan internal. Ada juga kabar yang beredar bahwa penguasa orde baru tidak menyukai jika Megawati menjadi pucuk pimpinan partai yang berlambangkan banteng itu.

Para aktivis dan tokoh oposisi kala itu bersama simpatisan megawati berhadap-hadapan dengan aparat sehingga korban tidak bisa terelakan lagi. Hingga saat ini, kasusnya pun belum jelas bagaimana ujungnya, siapa yang bertanggung jawab atas pristiwa tersebut. Diduga, dalam peritiwa 27 juli 1996 telah terjadi pelanggaran HAM berat.

Ini adalah beberapa kejadian sejarah di bulan juli yang coba untuk diulas. Masih ada lagi peristiwa-peristiwa penting seperti hari anak, hari bayangkara dan lain-lain yang hingga saat ini terus diperingati setiap tahunnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s